<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Si Bungsu &#187; mencintai</title>
	<atom:link href="http://sibungsu.com/tag/mencintai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sibungsu.com</link>
	<description>Daily Life of Novita Kristiana</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 16:48:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Tujuh Keajaiban Dunia</title>
		<link>http://sibungsu.com/2009/01/05/tujuh-keajaiban-dunia/</link>
		<comments>http://sibungsu.com/2009/01/05/tujuh-keajaiban-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2009 12:02:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Si Bungsu</dc:creator>
				<category><![CDATA[thoughts]]></category>
		<category><![CDATA[berbicara]]></category>
		<category><![CDATA[keajaiban dunia]]></category>
		<category><![CDATA[kotbah]]></category>
		<category><![CDATA[melihat]]></category>
		<category><![CDATA[memiliki]]></category>
		<category><![CDATA[mencintai]]></category>
		<category><![CDATA[mendengar]]></category>
		<category><![CDATA[menyentuh]]></category>
		<category><![CDATA[tertawa]]></category>
		<category><![CDATA[tuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sibungsu.com/?p=212</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang terlintas di pikiran kalian jika mendengar “tujuh keajaiban dunia” ? Tembok besar di China, Patung Kristus Penebus di Brazil, Taj Mahal di India, atau Colosseum di Roma?? Apakah itu semua benar-benar keajaiban dunia yang bisa kita temui?? Kemarin, seperti biasa saya dan Tuan pergi ke gereja bersama. Dalam kotbah saya diingatkan bahwa ternyata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Apa yang terlintas di pikiran kalian jika mendengar “tujuh keajaiban dunia” ? Tembok besar di China, Patung Kristus Penebus di Brazil, Taj Mahal di India, atau Colosseum di Roma?? Apakah itu semua benar-benar keajaiban dunia yang bisa kita temui??</p>
<p style="text-align: justify;">Kemarin, seperti biasa saya dan Tuan pergi ke gereja bersama. Dalam kotbah saya diingatkan bahwa ternyata ada hal-hal yang sesungguhnya merupakan keajaiban dunia yang selama ini lepas dari perhatian kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Keajaiban pertama, <strong>melihat</strong>. Kita diberikan dua mata indah yang bisa kita gunakan untuk melihat orang-orang yang kita kasihi. Menyaksikan apa saja yang terjadi di sekeliling kita seperti, mengikuti pertumbuhan anak-anak kita, atau mungkin melihat perubahan alam yang terjadi.</p>
<p style="text-align: justify;">Keajaiban ke-dua, <strong>berbicara</strong>. Senang sekali rasanya jika kita bisa saling mengungkapkan apa yang ada di hati dan pikiran kita melalui berbicara. Bisa bercakap-cakap dengan orang tua, saudara, kerabat dan sahabat kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Keajaiban ke-tiga, <strong>mendengar</strong>. Hari jum’at lalu saya bertemu dengan teman lama saya. Saya sungguh tidak menyangka akan bertemu dengannya di kampus baru saya. Kami bertukar sapa, saling menanyakan keadaan. Tak lama, ia mulai menceritakan tentang hubungannya dengan sang kekasih yang ternyata tak berjalan lancar. Saya hanya mendengarkan dan berusaha menguatkannya supaya tidak sedih. Saya sangat bersyukur, saya masih diberikan keajaiban ini. Dengan begitu saya bisa menjadi tempat keluh kesah teman-teman saya yang sedang berbeban berat.</p>
<p style="text-align: justify;">Keajaiban ke-empat, <strong>menyentuh</strong>. Apa yang kalian pikirkan bila kalian tak lagi dapat merasakan pipi, tangan, atau apa saja yang bisa kalian sentuh?</p>
<p style="text-align: justify;">Keajaiban ke-lima, <strong>mencintai</strong>. Apa yang terjadi di dunia ini bila tak ada cinta? Yang jelas saya pasti tidak akan pernah merasakan apa yang namanya hidup. Karena jika papa dan mama saya tak saling cinta, saya tidak akan pernah ada di dunia ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Keajaiban ke-enam, <strong>tertawa</strong>. Selama kalian masih bisa tersenyum ikhlas dan tertawa lepas, berbahagialah!! Tak semua orang bisa merasakannya di situasi kehidupan dunia yang semakin sulit ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Keajaiban ke-tujuh, <strong>memiliki-Nya</strong>. Sejujurnya saya merasa tidak layak untuk memiliki-Nya. Begitu banyak kesalahan yang saya lakukan. Saya berpaling dari hadapan-Nya. Saya tidak melakukan apa yang menjadi perintah-Nya. Namun, sunguh besar kuasa-Nya, sehingga Ia masih mau merangkul dan terus mengingatkan saya untuk tetap berjalan bersama-Nya.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Bersyukurlah, jika kalian masih bisa merasakan tujuh keajaiban ini. </em> <img src='http://sibungsu.com/wp-includes/images/smilies/smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sibungsu.com/2009/01/05/tujuh-keajaiban-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
